Berita Pemilu

56 lembaga survei sudah diverifikasi KPU

56 lembaga survei sudah diverifikasi KPU

Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menyatakan sebanyak 56 lembaga survei di Indonesia yang berhak mengikuti partisipasi masyarakat dalam survei dan hitung cepat (quick count) pemilu 2014.

Ketua KPU, Husni Kamil Manik menyatakan, 56 lembaga survei tersebut diketahui mendaftar dan terverifikasi di KPU. Para lembaga itu dinyatakan berhak untuk memprediksi hasil pemilu.

"Sampai batas akhir pendaftaran yang kami terima, sebanyak 56 lembaga survei kami terima," kata Husni, saat sambutan kegiatan launcing Lembaga Pemantau Pemilu dan lembaga Survei, di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu (29/3/2014).

Dia mengatakan, kehadiran lembaga survei dan pemantau pemilu bisa memiliki dampak positif dan negatif terhadap kualitas pemilu. Diia berharap kehadiran lembaga itu mampu memberikan pengetahuan kepada publik secara objektif dan independen. "Kehadiran lembaga survei dan lembaga pemantau ini memiliki efek positif juga bisa negatif. Karena itu kami berharap bisa menyampaikan hasil pemilu betul-betul teliti," ujarnya.

Berikut 56 Lembaga Survei Indonesia yang sudah terdaftar di KPU dan siap melaksanakan hitung cepat hasil pemilu antara lain, Lingkaran Survei Kebijakan Publik, PT Citra Komunikasi LSI, PT Konsultan Citra Indonesia, Media Survei Nasional, PT Citra Publik Indonesia, PT Indikator Politik Indonesia, PT Data LSI (Lembaga), PT Lingkaran Survei Indonesia (LSI), PT Roy Morgan Research, Lembaga Jaringan Isu Publik, PT Cyrus Nusantara, PT Citra Publik, PT Media Suvei Nusantara, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Cirus Surveyors Group, Lembaga Survei Nasional, Pusat Data Bersatu, Lembaga Survei Jakarta, Pol-Tracking Indonesia, Indopolling Network Research, Strategy, and Consulting, Political Communication Institute, Markplus Insight, Indonesia Research Centre, Puskaptis.

Selanjutnya, PT Indo Barometer, Charta Politica Indonesia, Polmark Indonesia, Jaringan Suara Indonesia (JSI), Studi Suara Rakyat (SSR), PT Lentera dan Riset, Lembaga Polling Indonesia (LPI), Political Weather Station, Lembaga Klimatologi Politik, New Indonesia, Puslitbang Diklat LPP RRI, PT Kompas Media Nusantara, Institute for Strategic and Development Studies, PT Alvara Strategi Indonesia, Politicalwave.com, Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN), PT Premier Epsilon Indonesia, Soegeng Sarjadi School of Goverment, Indonesia Research and Survey, Citra Survei Indonesia (CSI), PT Indo Survey and Strategy (ISS), PT Taylor Nelson Sofres Indonesia, Populi Center, Lembaga Real Count Nusantara, Nurjaman Center for Indonesia Democrazy (NCID), LPI, Survei and Polling Indonesia (Spin), Indonesia Survey Center (ISC), Founding Fathers House, Litbang Koran Sindo, Riset Kebijakan Otonomi Daerah (Rekode) dan Losta Institute. (Rakhmat)

 

(dam)